Majelis Mujahidin attitude towards execution Dead Bali bombings I
(SIKAP MAJELIS MUJAHIDIN TERHADAP EKSEKUSI MATI BOM BALI I)
Majelis Mujahidin yesterday afternoon at its headquarters roads karanglo Kotagede stated attitude on the execution of the death of Bali bomb criminal pitch I amrozi, Alina ghufran, and the priest in the sambora that occurred on 12 October 2002 and kill 202 people, most of which is a tourist country Australian citizens.
Majelis Mujahidin siang tadi di markasnya jalan karanglo kotagede menyatakan sikap atas eksekusi mati terhadap terpidana bom bali I amrozi,ali ghufran,dan imam samudra yang terjadi pada tanggal 12 oktober 2002 dan menewaskan 202 orang yang sebagian besar adalah turis warga Negara Australia.
Chairman of the Assembly’s Mujahidin Irfan Awwas, that the mystery of Bali bombing perpetrators of terrible believed to be extraordinarily amrozi CS had received answers from the perpetrators. That the bomb appeared to have made their effect so that dasyat outside estimates, which is believed as part of the angels play in it.
Ketua Majelis Mujahidin Irfan S Awwas, menyampaikan bahwa misteri pelaku bom bali yang berkekuatan dasyat diyakini bukan buatan amrozi CS justru mendapat jawaban yang sebaliknya dari para pelaku. Bahwa bom yang mereka buat ternyata telah memberikan efek yang begitu dasyat diluar perkiraan, yang diyakini sebagai tangan malaikat ikut bermain di dalamnya.
Irfan further obligation to convey to the government reveals the actor intellectual Bali bomb detonation I, by conducting a thorough investigation. If the investigation revealed that the CS amrozi indeed guilty then please do the execution. However, if the execution remains held without investigation, the government has made india tyranny terhadp his own people.
Lebih lanjut Irfan menyampaikan kewajiban pemerintah untuk menguak actor intelektual peledakan bom bali I, dengan melakukan investigasi secara tuntas.Jika dari investigasi tersebut terungkap bahwa amrozi CS memang bersalah maka silahkan melakukan eksekusi. Namun jika eksekusi tetap dilaksanakan tanpa melakukan investigasi pemerintah indonesia telah melakukan kezaliman terhadp rakyatnya sendiri.
Irfan hope to all the members of mujahidin is not easy to pitch provocation and not an action contrary to Sharia in the execution of death amrozi CS.
Irfan berharap kepada seluruh anggota mujahidin agar tidak mudah terprovokasi dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan syariat islam dalam menghadapi eksekusi mati amrozi CS.



Have your say!